Rekening Dormant: Memahami dan Cara Mengaktifkan Kembali

Rekening Dormant - FNA COVER ARTIKELRekening Dormant - FNA COVER ARTIKEL

Rekening dormant bisa membuat saldo berisiko tergerus biaya bulanan tanpa Anda sadari!

Banyak nasabah baru tahu rekening mereka tiba-tiba diblokir dan tidak bisa menarik uang sendiri.

Jangan sampai hal ini diam-diam merugikan tabungan yang sudah Anda kumpulkan dengan susah payah.

Pelajari selengkapnya di sini!

Apa Itu Rekening Dormant?

Rekening dormant adalah rekening yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi debit atau kredit dalam jangka waktu tertentu sehingga bank memberi status tidak aktif pada rekening tersebut.

Status ini membuat rekening tidak bisa langsung digunakan untuk transaksi sampai nasabah mengajukan aktivasi kembali atau memenuhi syarat yang ditetapkan bank.

Kenapa Rekening Bisa Menjadi Dormant?

Beberapa penyebab umum rekening menjadi dormant adalah jarang atau tidak pernah dipakai untuk setor, tarik, transfer, belanja, atau penggunaan kartu debit.

Penyebab lain termasuk perubahan nomor kontak tanpa pemberitahuan ke bank sehingga notifikasi tidak sampai, atau rekening hanya digunakan untuk menerima setoran sekali lalu ditinggalkan.

Selain itu bila saldo habis dan tidak ada aktivitas, bank bisa menandai rekening sebagai pasif.

Berapa Lama Rekening Bisa Dinyatakan Dormant?

Periode waktu sebelum status dormant diberlakukan berbeda tiap bank dan diatur pula dalam peraturan perbankan.

Umumnya bank menetapkan 6 sampai 12 bulan tanpa aktivitas.

Namun ada ketentuan yang memungkinkan penanganan rekening dormant hingga lima tahun tergantung kebijakan dan implementasi bank masing-masing.

Pastikan untuk mengecek ketentuan produk tabungan di bank.

Apa Aturan Hukum yang Membahas Rekening Dormant?

Pengelolaan rekening dan layanan perbankan di Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Ketentuan mengenai rekening tidak aktif atau dormant tercantum dalam peraturan OJK yang mengatur layanan perbankan dan tata kelola nasabah.

Dalam kondisi tertentu PPATK juga dapat melakukan tindakan pencegahan terkait rekening yang lama tidak aktif maupun berpotensi menimbulkan risiko kejahatan finansial.

Dampak Bagi Nasabah

Rekening yang berstatus dormant biasanya tidak bisa digunakan untuk bertransaksi melalui mobile banking atau ATM sampai proses aktivasi dilakukan.

Beberapa bank juga menerapkan biaya administrasi untuk rekening tidak aktif yang dapat mengurangi saldo.

Bila dibiarkan terlalu lama dan saldo tidak mencukupi, rekening bisa ditutup.

Dalam kondisi tertentu bank dapat membatasi akses untuk mencegah penyalahgunaan.

Pilihan Redaksi:

Cara Mengaktifkan Rekening Dormant Kembali

  1. Datangi cabang bank terdekat dengan membawa identitas seperti KTP atau paspor, kartu debit, dan buku tabungan jika masih ada.
  2. Isi formulir permohonan aktivasi rekening.
  3. Lakukan transaksi minimal seperti setor tunai, tarik tunai, atau transfer kecil.
  4. Beberapa bank menyediakan opsi aktivasi melalui aplikasi setelah verifikasi data dan identitas.
  5. Layanan seperti mobile banking dan internet banking dapat diaktifkan ulang setelah proses selesai.

Setiap bank memiliki prosedur yang bisa berbeda jadi sebaiknya cek terlebih dahulu ketentuannya.

Apakah Saldo Bisa Diambil?

Saldo pada rekening yang dibekukan tetap menjadi hak nasabah.

Uang tersebut dapat ditarik setelah rekening diaktifkan kembali.

Namun bila rekening sudah lama tidak aktif dan dikenai biaya administrasi, saldo bisa berkurang.

Ada pula kondisi tertentu di mana rekening diblokir untuk pemeriksaan dan akses sementara dibatasi hingga proses selesai.

Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda!

Tags: , ,

Rekomendasi