Kampung Haji Didorong Jadi Pusat Layanan Terpadu bagi Jamaah Indonesia

kampung hajiSumber: Kemenag Sulteng

Jakarta – Rencana pembangunan Kampung Haji yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Program ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji dan umrah asal Indonesia di Tanah Suci.

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menilai, gagasan Kampung Haji merupakan terobosan pemikiran baru Presiden Prabowo yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Menurut Cucun, manfaat Kampung Haji tidak hanya berdampak pada penguatan citra Indonesia di mata dunia.

Akan tetapi, memberikan nilai tambah nyata bagi bangsa melalui pengelolaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Konsep Kampung Haji, lanjut Cucun, merupakan bagian dari misi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih aman dan nyaman.

Dengan kehadiran Kampung Haji, pelayanan bagi jamaah asal Indonesia diharapkan dapat terintegrasi secara menyeluruh sesuai kebutuhan ibadah selama berada di Tanah Suci.

“Kampung Haji dapat dimaknai sebagai simbol adanya kehadiran Indonesia di Makkah untuk jamaahnya. Komitmen pemerintah ingin menciptakan rasa nyaman dan aman untuk masyarakatnya saat berhaji,” ujar Cucun, belum lama ini.

Fokus Pelayanan Jamaah dan Pengembangan Kawasan

Gagasan Kampung Haji berawal dari keprihatinan Presiden Prabowo terhadap tingginya angka jamaah haji Indonesia yang wafat, terutama dari kelompok lanjut usia.

Kampung Haji direncanakan dibangun di atas lahan seluas sekitar 80 hektare. Saat ini, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City yang berlokasi sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.

Hotel yang berdiri megah dengan tiga tower setinggi 28 lantai ini memiliki total 1.461 kamar. Nantinya, hotel akan mampu menampung hingga 4.383 jamaah sekaligus dalam sekali waktu.

Pengembangan selanjutnya akan dilakukan dengan penambahan 13 menara, sehingga total kamar mencapai 6.025 unit dengan kapasitas hingga 23 ribu jamaah.

Nilai kawasan ini akan semakin meningkat dengan rencana pengembangan lahan seluas 4,4 hektare di area depan hotel yang akan terintegrasi dengan Jembatan Al-Hujun pada 2026.

Kampung Haji dirancang untuk memudahkan pelayanan jamaah, khususnya jamaah lanjut usia. Lokasinya yang direncanakan berdekatan dengan Masjidil Haram diharapkan dapat meminimalkan jarak tempuh, sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih optimal.

Tags: , ,

Rekomendasi